Senin, 03 Desember 2018

Cara Menghidupkan Kembali Atmega yang Mati Suri atau Tidak Respon

Kali ini saya mau berbagi pengalaman khususnya bagi yang sering utak-atik mikrokontroller atmega yang sempat bermasalah dengan pengaturan fusebit bagian LOW FUSE-nya yaitu suatu pengaturan sumber clock bagi atmega itu sendiri(CKSEL).

Pada umumnya sumber clock atmega yang masih baru berasal dari internal clock 1MHz, namun jikalau ingin menaikkannya menjadi internal 8MHz atau menggunakan clock eksternal yang bersumber dari crystal atau juga sumber clock yang lainnya maka pengaturan LOW FUSE diperlukan.

Tapi jika pengaturan clock untuk atmega tidak tepat maka akibatnya atmega tidak akan merespon atau dengan kata lain atmega-nya akan terkunci/lock dan tidak bisa diprogram sama sekali.

Baca juga : Cara Sederhana Memperbaiki Display P10 yang Mati Sebagian

Banyak orang diluaran sana ketika atmega-nya bermasalah dengan pengaturan fusebit ini tidak mempunyai cara lain selain membuangnya atau mengganti baru.

Namun itu semua masih bisa diselamatkan dengan trik mudah dan sederhana, ialah dengan cara meng-INJECT frekuensi ke jalur XTal.

Sepengalaman saya, saya pernah berkali-kali bermasalah dengan fusebit ini, mulai dari keteledoran saya dalam pengaturan fusebit hingga tanpa diketahui atmega-nya sudah tidak respon, namun tidak pernah saya membuang atmega satupun karena semuanya terselamatkan.

Sumber clock yang akan diINJECT ke pin XTal bisa dari rangkaian apa saja, misalnya membuat dari ic NE555 atau smart tester/transistortester yang nilainya sebesar 32KHz.

Cara Menghidupkan Kembali Atmega yang Mati Suri atau Tidak Respon
Frekuensi Generator dari IC NE555. 

Download layout siap cetak format PDF. 

Pada prakteknya jangan lupa untuk mengaktifkan slow sck pada usbasp-nya, setelah semuanya benar-benar siap, kembalikan pengaturan fusebit ke pengaturan default-nya lalu write. Kini fusebit kembali seperti baru.

persiapan Cara Menghidupkan Kembali Atmega yang Mati Suri atau Tidak Respon
Persiapan penyambungan. 

persiapan inject frekuensi Cara Menghidupkan Kembali Atmega yang Mati Suri atau Tidak Respon
Frekurnsi 32 KHz. 

Semua itu sudah saya praktekkan divideo ini



Itulah cara mengembalikan pengaturan fusebit yang tidak respon/terkunci akibat salah sumber clock-nya.

Baca juga : Membuat Alat Kendali Lampu Terjadwal | Programmable Timer Relay - Fareed Read

Namun jika kesalahan pengaturan fusebit berasal dari HIGH FUSE, dalam hal ini yang akan mengakibatkan atmega tidak respon/terkunci adalah pengaturan pin RESET menjadi pin I/O (RSTDSBL) dan menonaktifkan SPI(SPIEN)
maka belum ada cara lain selain menggunakan tool fusebit doctor.

fusebit doctor untuk Cara Menghidupkan Kembali Atmega yang Mati Suri atau Tidak Respon
Fusebit Doctor bagian atas. 

bottom fusebit doctor untuk Cara Menghidupkan Kembali Atmega yang Mati Suri atau Tidak Respon
Fusebit Doctor bagian bawah. 

DOWNLOAD layout fusebit doctor
siap cetak format PDF. 

Dengan tool fusebit doctor ketiga masalah pengaturan fusebit yang telah disebutkan diatas maka akan mudah teratasi dengan penanganan yang tentunya sangat mudah dan cepat.

Hati-hati jangan pernah mencoba bermain-main dengan pengaturan fusebit dengan chip yang masih bagus jikalau belum paham cara menanganinya, kecuali sudah mempunyai tool fusebit doctor.

Baca juga : Cara Upload Program ke Mikrokontroller atau Upload Sketch tanpa Board Arduino

Praktekkan cara diatas jika benar-benar mempunyai chip atmega yang bermasalah bukan mencoba dengan chip yang masih bagus.

Salam opreker!



Selasa, 20 November 2018

Membuat Sendiri Flasher untuk Lampu Sein Motor atau Mobil


Postingan kali ini merupakan proyek yang sangat sederhana namun hasilnya memuaskan, yaitu membuat sendiri flasher untuk lampu sein motor atau mobil.

Kenapa saya bilang proyek sangat sederhana, ya karena hanya membutuhkan tiga komponen saja dalam perakitannya, bisa berjalan normal walaupun hanya  menggunakan satu lampu saja, normalnya flasher motor harus pakai dua lampu sein depan  belakang untuk bisa berkedip.

Rangkaian ini juga laju kedipnya stabil, artinya tidak terlalu terpengaruhi oleh beban(paralel), pakai satu, dua, tiga bahkan lebih pun kedipannya cenderung stabil beda dengan flasher konvensional umumnya pada sepeda motor yang makin banyak/beda daya maka kedipan akan bervariasi sesuai jumlah lampu yang digunakan(paralel).

Baca juga : Membuat Lampu Indikator Perpindahan Posisi Gigi Kendaraan Bermotor Memakai 7 Segment

Skema flasher untuk lampu sein motor atau mobil
Skema Flasher.

Cara kerjanya yaitu ketika pertama kali dihidupkan lampu mati karena tegangan akan mengisi kapasitor C1 melalui R1 dan Lampu. Selama pengisian kapasitor, coil relay belum mampu aktif sampai kapasitor terisi muatannya.

Setelah kapasitor terisi muatannya maka tegangan diantara kaki koil relay kini mampu mengaktifkan relay yang membuat kaki COM relay terhubung ke NO yang sekaligus menghidupkan lampu, kini kapasitor dibuang muatannya melalui R1 dan koil relay.

Siklus ini berulang terus menerus yang menghasil kedipan yang teratur.
Laju kecepatan kedipannya dapat diatur dengan mengganti nilai kapasitor, makin tinggi nilai kapasitor yang digunakan makin lambat laju kecepatan kedipannya.
Nilai kapasitor untuk kecepatan standar sekitar 2200u. Sebagai contoh, jika ingin cepat dari kecepatan standar maka nilai kapasitor ganti dengan 1000u dan jika ingin lambat maka ganti nilai kapasitor dengan 4400u atau sesuaikan nilai kapasitor sesuai keinginan.

Membuat Sendiri Flasher untuk Lampu Sein Motor atau Mobil

Membuat Sendiri Flasher untuk Lampu Sein Motor atau Mobil 2

Membuat Sendiri Flasher untuk Lampu Sein Motor atau Mobil 3

Membuat Sendiri Flasher untuk Lampu Sein Motor atau Mobil 4


Rangkaian ini sudah di test dan dibawah ini adalah video proses pembuatan sampai pengetesannya.

Kamis, 08 November 2018

Membuat LVD Low Voltage Disconnect | Melindungi Baterai dari Kondisi Kritis


Pada saat kondisi darurat peranan Inverter sangat diperlukan utamanya dalam penerangan.

Saat ini selain Inverter ada lagi inovasi pemanfaatkan energi matahari menjadi listrik yaitu panel surya atau solar cell.

Panel surya banyak diterapkan untuk penerangan jalan raya namun bagi sebagian orang kini mulai ada yang mengaplikasikan untuk perumahan.

Panel surya menghasilkan listrik dari pancaran sinar matahari yang tentunya hanya ada pada siang hari sementara lampu penerangan dibutuhkan dimalam hari, untuk itu perlu adanya alat penyimpanan listrik untuk kemudian digunakan dimalam hari yaitu baterai.

Baca juga : Membuat Cas Aki Otomatis | Adjustable Automatic Charger

Dengan baterai energi yang didapatkan oleh panel surya saat siang hari disimpan didalam baterai untuk digunakan dimalam hari.

Pengecasan baterai oleh panel surya yang terus menerus dibatasi oleh rangkaian charger otomatis  sehingga aman dari pengecasan berlebihan yang akan mengakibatkan baterai rusak.

Namun penggunaan baterai yang berlebihan pun dapat memperpendek umur pakai baterai, ketika baterai sudah dalam kondisi low perlu adanya sebuah rangkaian yang akan memutus penggunaan baterai.

Low Voltage Disconnect (LVD)
Low Voltage Disconnect (LVD)

Adalah Low Voltage Disconnect (LVD), suatu rangkaian yang dapat memutuskan arus dari baterai menuju beban ketika baterai sudah dalam kondisi kritis.

Dengan LVD ini pemakaian baterai tetap terkontrol tanpa khawatir baterai soak.

Jadi rangkaian LVD adalah pasangan yang pas untuk penggunaan baterai selain charger otomatis dimana charger otomatis diperlukan untuk mencegah pengisian berlebih sedangkan LVD mencegah dari penggunaan berlebih.

Baca juga : Membuat Inverter Sederhana Menggunakan Trafo ATX | Simple Inverter using ATX Transformer

Di bawah ini saya tampilkan rangkaian LVD yang bisa digunakan untuk proyek-proyek yang melibatkan baterai sebagai supply utamanya.

skema LVD Low Voltage Disconnect | Melindungi Baterai dari Kondisi Kritis
Skema LVD

layout LVD Low Voltage Disconnect | Melindungi Baterai dari Kondisi Kritis
Layout LVD

bottom layout LVD Low Voltage Disconnect | Melindungi Baterai dari Kondisi Kritis
Bottom layout LVD

Download layout siap cetak format PDF

3d vs real LVD Low Voltage Disconnect | Melindungi Baterai dari Kondisi Kritis
3D vs Real

Rangkaian LVD yang saya buat bisa diatur batas aktifnya sehingga lebih fleksibel dalam penggunaan baterai jenis yang lainnya.

Rangkaian ini sangat efisien, saat rangkaian bekerja/hidup hanya mengambil arus 8mA sedangkan saat mati tidak mengambil arus sama sekali.

Dibawah ini saya tampilkan video pembuatan sampai pemasangan.



Jika untuk pemasangan otomatis:
- LVD menyala saat terpicu oleh nyala ataupun padam listrik tanpa menekan tombol ON,
maka pemasangan wiring beserta beberapa komponen tambahannya bisa dilihat dibawah ini.

Pemasangan LVD otomatis ON
Pemasangan LVD otomatis ON

Baca juga : Charger otomatis untuk aki motor atau aki mobil - Auto cut off charger

Dan jika untuk pemasangan otomatis:
- LVD menyala saat listrik padam tanpa menekan tombol ON,
- LVD mati saat listrik menyala tanpa menekan tombol OFF,
maka pemasangan wiring beserta beberapa komponen tambahannya bisa dilihat dibawah ini.

Pemasangan LVD otomatis ON dan OFF
Pemasangan LVD otomatis ON dan OFF

Jangan lupa untuk selalu memasang sekering diantara baterai dan LVD, sebab jikalau ada hubungan singkat maka daya baterai cukup besar untuk memutuskan mosfet walaupun kekuatan mosfet besar.

Agar rangkaian ini lebih keren lagi, saya cetak PCBnya ke PCBWay.com, pesannya sangat mudah  dan juga biayanya sangat terjangkau karena hanya dengan $5 kita bisa mendapatkan 10 keping PCB prototipe dengan kualitas terbaik berbahan fiber FR4 dengan ketebalan standar 1.6mm untuk bermacam warna pcb yang diinginkan. 


Untuk pertama kalinya daftar akun PCBWay kita akan mendapatkan cetakan PCB gratis berupa pemberian $5 biaya cetak, untuk daftar akun PCBWay silakan buka TAUTAN INI


Inilah PCB yang saya dapatkan hasil cetakan dari PCBWay.

Low Voltage Disconnect
Low Voltage Disconnect from PCBWay

Low Voltage Disconnect
Low Voltage Disconnect Bottom from PCBWay 

Low Voltage Disconnect
Low Voltage Disconnect

Low Voltage Disconnect
Low Voltage Disconnect Bottom 

Low Voltage Disconnect (LVD)
Low Voltage Disconnect (LVD) lengkap dengan komponennya.


Dibawah ini saya tampilkan videonya mulai dari perakitan hingga cara pasangnya, mari kita lihat videonya!