Sabtu, 22 April 2023

Membuat OLED Oscilloscope Arduino Radiopench PCB V3

Display OLED Oscilloscope by Radiopench
Display OLED Oscilloscope by Radiopench 

 Bagi para teknisi elektronika alat ukur merupakan hal yang wajib dimiliki karena tanpa adanya alat ukur maka akan kesulitan saat menghadapi masalah dalam mereparasi sebuah peralatan elektronik. Umumnya alat ukur yang wajib dimiliki adalah multitester yaitu sebuah alat ukur yang dapat mengukur mulai dari tegangan, hambatan, kapasitas, induktansi dan lain sebagainya. Namun kadangkala ada suatu alat yang penting dimiliki untuk mengukur atau melihat sebuah gelombang elektronik atau frekuensi dari elektronik yang harus diukur dan dilihat bentuk gelombangnya alat ukur tersebut bernama Osiloskop. Nah Osiloskop ini sangat diperlukan ketika kita berhadapan dengan sebuah alat yang dapat mengeluarkan frekuensi seperti SMPS, CPU motherboard dan lain sebagainya.


Namun untuk memiliki alat yang bernama Osiloskop kita perlu merogoh kocek yang dalam karena memang harganya sangat mahal, Namun demikian untuk saat ini sudah banyak tersedia Osiloskop digital dengan ukuran yang mini namun berbanding lurus dengan harganya dan juga ternyata saat ini kita juga bisa membuatnya sendiri dengan Arduino yang display tampilannya menggunakan layar OLED.


Rangkaian OLED Oscilloscope yang menggunakan Arduino dibuat oleh orang Jepang, namun kita juga bisa membuatnya karena project tersebut merupakan project open source, artinya siapa saja dapat membuat dan menggunakannya tanpa lisensi apapun. saya sendiri telah membuat rangkaian tersebut dan bekerja cukup memuaskan saat saya merangkainya pada breadboard jadi setelah itu saya langsung membuatnya PCB yang saya pesan ke PCBWay. Namun sayangnya saat itu saya salah memilih skema yang belum direvisi jadi tombol pada rangkaian tidak bekerja dan juga untuk pengukuran AC tidak bekerja sebagaimana mestinya setelah saya teliti ternyata memang ada revisi untuk skemanya jadi saat saya revisi pada PCB rangkaian pun bekerja saat tombol ditekan.


OLED Oscilloscope V1
OLED Oscilloscope V1

Karena rangkaian bekerja baik jadi ada rencana untuk membuat lagi atau mendesain ulang pcb-nya namun dengan adanya tambahan untuk pemasangan baterai holder lithium ion 18650 agar rangkaian ini bisa memakai baterai dan bisa dibawa ke mana saja. Hasilnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.


OLED Oscilloscope V2
OLED Oscilloscope V2

Nah dari desain yang sudah saya buat sebelumnya keduanya menerapkan pemasangan komponen pada bagian yang sama yaitu pada bagian atas PCB jadinya rangkaian tersebut terlihat tebal karena peletakan display OLED menumpuk pada bagian atas mikrokontroler atmega 328, apalagi untuk desain yang kedua lebih besar dari desain sebelumnya karena menyesuaikan dengan ukuran baterai holder lithium ion 18650 dan setelah diperhatikan ternyata nilai estetikanya hilang alias tidak enak dipandang dan Karena kurangnya pengetahuan tentang rangkaian ini maka saya menggunakan dua baterai lithium ion 18650 secara seri hasilnya menjadi 7,4 volt setelah itu diturunkan menjadi 5 volt dengan bantuan regulator LM7805, padahal setelah diteliti dan saya coba ternyata dengan satu baterai lithium ion 3,7 volt rangkaian ini dapat bekerja secara sempurna untuk itu saya kembali membuat layout-nya kali ini selain bentuknya menjadi sangat kecil desain ini juga menerapkan pemasangan komponen dengan cara kombinasi yaitu peletakannya di atas dan di bawah, untuk display OLED dan tombol saya letakkan pada bagian atas sedangkan untuk komponen lainnya saya letakkan pada bagian bawah hasilnya nanti akan terlihat rapih dan juga terlihat ramping. 


Untuk kali ini saya lebih berhati-hati dalam memilih skemanya agar nanti hasilnya sesuai yang diinginkan kemudian setelah skemanya dirasa sudah tepat maka saya mulai membuat layout-nya, di bawah ini saya tampilkan skema dari sumber aslinya dan layout baru yang telah saya buat.


Skema OLED Oscilloscope PMO-RP1 V3.00
Skema OLED Oscilloscope PMO-RP1 V3.00

Layout OLED Oscilloscope V3
Layout OLED Oscilloscope V3

Setelah layout dirasa sudah sesuai keinginan maka saya konversi menjadi file gerber agar bisa di upload ke situs PCBWay untuk dicetak dan dijadikan pcb-nya, agar hasilnya keren. Dengan biaya cetak hanya 5 dolar saja saya sudah bisa mencetak atau mendapatkan PCB premium sebanyak 5 sampai 10 PCB dan berbagai pilihan warna yang sangat menarik, dengan estimasi pengerjaan yang cukup cepat dan pelayanan yang sangat baik. Di samping itu semua dapatkan keuntungan menarik lainnya saat kita mendaftar akun PCBWay dan melakukan pemesanan maka akan diberikan saldo welcome bonus sebesar 5 dolar untuk biaya cetaknya jadi pembuatan PCB untuk pertama kali adalah gratis, gunakan kesempatan terbaik ini untuk memesan PCB di PCBWay sekarang juga melalui tautan ini.

PCB from PCBWay
Klik untuk menuju file gerber nya

Sign UP
Sign Up

Bagi kamu yang ingin mencoba membuatnya sudah saya siapkan file gerber yang bisa kamu download atau langsung pesan pcb-nya ke PCBWay bisa kamu buka pada halaman ini.


Untuk kode programnya bisa di salin pada tautan ini


Nah setelah kurang lebih 5 hari setelah pemesanan yaitu proses pembuatan PCB sekitar 2 hari dan proses pengiriman sekitar 3 hari PCB yang saya pesan sudah saya terima dan sudah siap dirakit menjadi sebuah rangkaian Mini OLED osiloskop Arduino. Di bawah ini saya perlihatkan foto-foto mulai dari PCB yang belum dirakit hingga menjadi kit yang siap digunakan.


PCB OLED Oscilloscope V3 Depan
PCB OLED Oscilloscope V3 Depan

PCB OLED Oscilloscope V3 Belakang
PCB OLED Oscilloscope V3 Belakang

OLED Oscilloscope V3 Finish
OLED Oscilloscope V3 Finish


Setelah rangkaian selesai dirakit maka OLED Oscilloscope ini sudah siap dicoba. Yuk kita simak sama-sama video dokumentasi mulai dari unboxing, perakitan, penjelasan project, hingga pengetesan semuanya disatukan menjadi sebuah video menarik yang bisa dilihat di bawah ini. 



Sabtu, 15 April 2023

Membuat Cas Aki Otomatis Menggunakan IC LM3914

 Saat tidak ada proyek yang akan dikerjakan, iseng buka kotak tempat penyimpanan berbagai macam IC lalu saya melihat ada dua buah IC LM3914 dan dua buah IC LM3915 jadi total ada empat IC dengan fungsi yang serupa yaitu umumnya dipakai sebagai indikator volume unit (VU) meter. IC ini mempunyai 10 keluaran yang dapat dihubungkan langsung dengan led tanpa perlu menambahkan resistor pembatas arus, semua keluarannya aktif low, dengan pilihan keluarannya bisa dot atau bar. Untuk bisa digunakan sebagai VU meter, IC ini hanya perlu sedikit komponen tambahan berupa resistor sebagai pengatur arus untuk led keluarannya.


Dengan fungsi dapat menampilkan bar graph, selain digunakan sebagai VU meter maka IC ini dapat kita manfaatkan juga sebagai battery level indicator atau indikator level tegangan yang digunakan untuk mengontrol tegangan baterai melalui tampilan urutan led atau bahkan bisa dimanfaatkan juga sebagai Auto cut off charger atau charger baterai otomatis dengan cara led terakhir digunakan sebagai batas atas untuk memutus aliran listrik melalui sebuah relay.


Baca juga : Charger otomatis untuk aki motor atau aki mobil - Auto cut off charger 


Baiklah akan saya gambarkan skemanya, yaitu kombinasi antara indikator level baterai ditambah fitur cut off yang diambil dari led terakhir untuk mengaktifkan relay.


LM3914 +Relay
Skema LM3914 +Relay 

Nah dari skema diatas saya buat layoutnya dengan single layer supaya apabila ada yang ingin membuat sendiri pcbnya bisa menirunya dan juga dimensinya yang lumayan cukup kecil, nah rangkaian ini bisa juga difungsikan seperti aslinya yaitu sebagai VU meter dimana input untuk audio dimasukkan ke pin 3 trimpot pertama dengan melepaskan dulu resistor 56K, berikut ini layout yang telah saya desain. 


Layout LM3914 +Relay
Layout LM3914 +Relay 

Karena layoutnya sudah jadi maka tidak afdol rasanya jika tidak dibuat pcbnya dan direalisasikan, untuk itu karena kemudahannya seperti biasa saya akan cetak pcbnya di situs PCBWay.com
Saya pilih cetak pcb ke situs PCBWay karena banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan di antaranya adalah harganya hanya 5 dollar saja untuk 5 sampai 10 pcs PCB prototype, proses pembuatan yang sangat cepat sekitar 24 jam, pelayan memuaskan dan juga tentunya kita akan mendapatkan hasil pcb dengan kualitas premium disamping itu untuk yang baru pertama kali daftar akun PCBWay maka akan diberikan saldo welcome bonus sebesar 5 dolar untuk biaya cetak pcb jadi tunggu apa lagi ayo daftar akun PCBWay sekarang juga. 

PCB from PCBWay
Klik menuju file gerber nya


Untuk pendaftar akun pertama 


Untuk file gerber dari layout ini bisa di download atau pesan langsung ke PCBWay, silakan cek file gerber nya disini

Setelah kurang dari seminggu yaitu dari pertama pemesan ditambah waktu pengiriman maka pcb yang saya pesan di situs PCBWay sudah saya dapatkan dan segera saya pasang komponen yang diperlukan hingga hasilnya menjadi seperti ini. 


VU Meter LM3914 + Relay Depan
VU Meter LM3914 + Relay Depan 

VU Meter LM3914 + Relay Belakang
VU Meter LM3914 + Relay Belakang


VU Meter LM3914 + Relay
VU Meter LM3914 + Relay 

Rangkaian ini merupakan sebuah rangkaian vu meter yang menggunakan IC LM3914 dimana led paling akhir digunakan untuk mengontrol atau mengaktifkan relay sehingga ketika led sudah mencapai bar terakhir maka relay aktif untuk memutuskan jalur yang akan dikontrol dalam hal ini adalah jalur listrik ataupun bisa juga jalur power supply itu sendiri, selain itu ada dua trimpot, trimpot yang pertama untuk pengaturan sensitivitas input dalam hal ini tegangan power supply atau nantinya jika akan digunakan sebagai vu meter maka resistor yang menuju jalur positif dilepaskan lalu dijadikan sebagai input audio.


Kemudian trimpot yang kedua merupakan pengaturan untuk led terakhir dimana dapat diatur untuk tegangan yang diinginkan misalnya pada saat led terakhir menyala maka tegangan input nya berada pada nilai 14.2V maka trimpot ini sebagai pengaturannya. Jadi dengan trimpot ini kita bisa menentukan batas cut off untuk baterai yang akan di cas misalnya lithium ion biasanya sampai 12.6V, baterai kering biasanya 13.8V atau baterai basah bisa sampai 14.2V tergantung jenis baterai yang digunakan, untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada video berikut ini. 



Sabtu, 18 Februari 2023

Membuat Radio AM/FM Stereo Anti-Desis menggunakan Tuner Mitsumi FAE347

 Pada kumpulan PCB bekas yang saya miliki ada PCB bekas head unit atau tape mobil yang menarik perhatian saya karena di sana terlihat ada sebuah modul tuner berbentuk persegi dengan bertuliskan mitsumi FAE347, Saya penasaran bagaimana cara untuk bisa menghidupkannya karena untuk pinout-nya sangat banyak namun di sana juga dilengkapi dengan tulisan atau label meski demikian saya tetap belum mengerti dan harus mencari datasheetnya agar bisa menghidupkannya sesuai yang diinginkan.


Tuner mitsumi Fae347
Tuner mitsumi Fae347 

Tuner Mitsumi FAE347
Tuner Mitsumi FAE347 

Berangkat dari situ saya mulai mencari atau browsing skema dari tuner mitsumi FAE347 namun ternyata meski saya browsing kesana kemari saya belum menemukan skema lengkap yang membahas tentang tuner mitsumi FAE347 ini, Akhirnya saya coba mencari datasheet dari tuner mitsumi FAE347 ini dan akhirnya saya menemukannya namun ternyata datasheetnya hanya memuat basic data dan pinout-nya saja tidak ada skema yang bisa digunakan untuk menghidupkannya. Kembali saya browsing, kali ini saya mencari skema utuh dari tape mobil yang memakai tuner jenis ini hingga didapatkan skema lengkap nya namun ternyata untuk kontrolnya menggunakan IC PLL dan mikrokontroler.


Baca juga : Membuat Atmega Soldering Station T12


Akhirnya saya mengerti bagaimana untuk bisa menghidupkannya, pertama memang untuk tuner ini memerlukan tegangan sekitar 8 volt kemudian untuk tuningnya ternyata menggunakan sistem VT atau Voltage Tuning yang artinya untuk penalaannya memerlukan tegangan antara 0 sampai 8 volt, kemudian saya praktekkan dan akhirnya tuner ini sudah bisa Saya nyalakan, setelah tuner ini bisa Saya nyalakan saya penasaran dengan pin-pin ya lainnya antara lain untuk pin stereo indikator, pin frekuensi counter dan pin signal meter. Saya fokus kepada pin signal meter yang akan saya gunakan selain menunjukkan signal lewat tampilan meter juga akan saya gunakan sebagai indikator signal dengan menggunakan LED, kemudian signal ini akan saya manfaatkan juga untuk mematikan desis saat tidak ada sinyal yang tertangkap. Untuk itu saya mulai melakukan perancangan skemanya, setelah dicoba melalui breadboard dan hasilnya memuaskan maka untuk skemanya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.


Perancangan Skema
Perancangan Skema 

Nah itulah skema yang saya gunakan untuk memanfaatkan pin signal menjadi beberapa fungsi diantaranya adalah membuat fungsi Squelch atau antidesis. Kemudian untuk bisa mendengarkannya modul mitsumi FAE347 ini keluaran audionya harus disambungkan atau diperkuat oleh amplifier untuk itu Saya memilih IC TDA 2003 sebagai amplifier-nya karena IC ini hanya butuh single supply untuk catu dayanya, jadi nantinya radio ini bisa disuplai dengan baterai 12 volt sekalipun kemudian saya membuat sepasang amplifier ini karena keluaran audio dari modul mitsumi FAE347 ini sudah stereo.


Pada kedua input amplifier ini saya gabungkan dengan rangkaian anti desis yang telah saya buat tadi jadi ketika tidak ada sinyal radio maka rangkaian anti desis tersebut akan membuat input dari amplifier ini tersambung ke ground menjadikannya amplifier ini dalam keadaan tidak bersuara atau mute.


Skema Radio AM-FM Stereo Anti-Desis Mitsumi FAE347
Skema Radio AM-FM Stereo Anti-Desis Mitsumi FAE347 

Nah sekarang sepertinya rangkaian dari radio yang menggunakan tuner mitsumi FAE347 ini udah lengkap dan sudah bisa dijadikan layout pcb-nya agar nantinya bisa dicetak ke situs PCBWay.

Seperti inilah layout dari radio yang memakai tuner mitsumi FAE347 yang telah saya desain.


Layout Radio AM-FM Stereo Anti-Desis Mitsumi FAE347
Layout Radio AM-FM Stereo Anti-Desis Mitsumi FAE347 

Selanjutnya layout tersebut saya jadikan file gerber agar bisa di upload ke situs PCBWay. Seperti biasanya saya selalu mencetak PCB di situs PCBWay karena dengan biaya hanya 5 dolar saja saya bisa mendapatkan 5 hingga 10 papan PCB dengan aneka macam warna dan kualitas yang sangat bagus, Saya hanya perlu menunggu sekitar 2 hari hingga PCB yang saya pesan tadi jadi. Selain itu ada bonus 5 dolar apabila kita membuat akun PCBWay yang disebut saldo welcome bonus yang bisa kita jadikan sebagai biaya cetak, Jadi tunggu apa lagi Ayo cetak PCB di PCBWay pada tautan ini.


PCBWay.com
PCBWay.com

Bikin akun PCBWay dapat saldo welcome bonus
Bikin akun PCBWay dapat saldo welcome bonus 

Kurang dari seminggu PCB yang saya pesan di PCBWay sudah saya terima, berikut ini PCB dari radio yang memakai tuner mitsumi FAE347 Hasil cetakan dari PCBWay.

PCB Depan Radio AM-FM Stereo Mitsumi FAE347
PCB Depan Radio AM-FM Stereo Mitsumi FAE347

PCB Belakang Radio AM-FM Stereo Mitsumi FAE347
PCB Belakang Radio AM-FM Stereo Mitsumi FAE347

Selanjutnya PCB saya isi komponen yang diperlukan agar rangkaian ini bisa langsung saya coba, setelah PCB diisi komponen sepenuhnya maka tampilannya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.


Radio AM-FM Stereo Anti-Desis Mitsumi FAE347
Radio AM-FM Stereo Anti-Desis Mitsumi FAE347 

Sebagai informasi bahwa lokasi saya saat ini di daerah pelosok desa jadi sangat jauh dengan Stasiun Radio yang ada, meski demikian Saya yakin tuner mitsumi FAE347 ini daya tangkapnya sangat peka untuk itu mari kita buktikan kepekaannya dan sekaligus menguji rangkaian antidesis yang telah saya buat sebelumnya.


List Radio FM JAWA BARAT
List Radio FM

Sebagai bukti dan dokumentasi Saya telah membuat videonya mulai dari perakitan, beberapa informasi tambahan hingga saya buktikan kepekaan dari tuner mitsumi FAE 347 ini.

Mari kita simak sama-sama videonya.





Untuk kedepannya Saya akan mencoba saat saya saya telah memiliki IC PLL untuk dikombinasikan dengan mikrokontroler atmega atau Arduino dan untuk tampilan atau interface nya Saya berencana menggunakan display LCD 16 * 2 ataupun display OLED jadi mudah-mudahan cepatnya saya dapatkan.